Himaprodi PGMI IAI TABAH Sukses Gelar Olimpiade IPAS 2026, Cetak Generasi Kompetitif
Berita IAI TABAH--Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Periode 2025–2026 Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan sukses menyelenggarakan Olimpiade IPAS Tingkat SD/MI. Acara yang berlangsung meriah di Aula KH. Musthofa Kampus IAI TABAH pada Ahad, 5 Juli 2026 ini merupakan agenda tahunan untuk mengembangkan potensi akademik siswa di bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Meskipun secara resmi dibuka untuk wilayah Lamongan, Gresik, dan Tuban, kompetisi tahun ini diikuti oleh 28 peserta dari sembilan SD/MI yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Lamongan. Hebatnya, walau dilaksanakan di masa libur akhir tahun ajaran, antusiasme peserta dan guru pendamping tetap membara demi mengisi liburan dengan kegiatan positif.
Dengan mengusung tema "Mewujudkan Generasi Kompetitif dan Inovatif Melalui Sains," agenda ini bertujuan mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus membentuk karakter siswa yang jujur, sportif, dan percaya diri. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAI TABAH, Nur Hakim, M.Ag., setelah sebelumnya diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan menyanyikan lagu kebangsaan serta mars. Ketua Pelaksana, Afifah Aisy Karimah, menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai wadah siswa untuk belajar dan memperluas pertemanan, bukan sekadar mengejar prestasi. Senada dengan hal itu, Ketua Program Studi PGMI, Mazrikhatul Mi'ah, M.Pd.Si., turut mengapresiasi keberanian para peserta yang tetap produktif di masa liburan sekolah.
Perjalanan menuju podium juara dilalui melalui tiga tahapan seleksi yang dinilai secara objektif oleh dewan juri, Muhammad Nur Hasan, M.Si., M.Sc. dan Suheri Widianto, M.Pd. Pada babak penyisihan, seluruh peserta harus mengerjakan 50 soal pilihan ganda hingga disaring 30 persen peserta terbaik untuk melaju ke semifinal. Di babak semifinal, sembilan peserta terpilih diuji kembali dengan 10 soal uraian analisis mendalam hingga menyisakan lima finalis terbaik. Babak final kemudian digelar secara terbuka di aula kampus melalui tiga sesi menegangkan, yaitu wajib jawab, soal mengalir yang bisa dialihkan ke peserta lain, dan sesi rebutan. Setiap soal dibatasi waktu maksimal dua menit untuk menguji ketepatan analisis serta kecepatan berpikir peserta.
Setelah persaingan poin yang sangat ketat di babak final, dewan juri akhirnya menetapkan para pemenang Olimpiade IPAS 2026. Juara pertama berhasil diraih oleh Aida Alil Fauqi dari MI Mazra'atul Ulum 01 dengan skor 450, disusul oleh Fathan Ahmad Imanudin dari MI Muhammadiyah 07 Sidokelar sebagai Juara kedua dengan skor 350. Sementara itu, MIS Muawanah mendominasi posisi berikutnya dengan menempatkan Gricello Abqory Fatih sebagai Juara ketiga dengan skor 200, Ahmad Misbah sebagai Juara Harapan satu dengan skor 200, dan M. Aditya Naufal sebagai Juara Harapan dua dengan skor 100.
Para pemenang berhak membawa pulang trofi dan piagam penghargaan, sedangkan seluruh peserta lainnya tetap mendapatkan sertifikat keikutsertaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Melalui inovasi pelaksanaan lomba di masa libur sekolah ini, HIMAPRODI PGMI IAI TABAH berharap dapat terus konsisten melahirkan generasi unggul sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah demi mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.



Yeni and 1704 orang menyukai Postingan ini.