thumb
  • 01 Agt, 2026 22:04 Malam
  • Berita

FRASYA PAI UNITABAH 2026: Menorehkan Jejak Pengabdian, Mengukir Cerita Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Berita UNITABAH--Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HIMAPRODI PAI) UNITABAH sukses menggelar kegiatan pengabdian bertajuk FRASYA (Forum Silaturahmi Masyarakat dan Mahasiswa PAI) 2026 pada 26–31 Juli 2026 di Dusun Sejajar, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro. Mengusung tema "Menorehkan Jejak Pengabdian, Mengukir Cerita Kebermanfaatan", aksi ini menjadi wujud nyata mahasiswa dalam mengejawantahkan pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dan kontribusi sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan dibuka secara resmi dan khidmat oleh Kepala Dusun Sejajar, Ibu Mufidatul Ummah, S.Pd.I., yang menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian serta inisiatif mahasiswa UNITABAH dalam membangun daerahnya. Selama lima hari pelaksanaan, beragam agenda mengalir secara dinamis menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Mahasiswa PAI tidak hanya mengajar di lembaga pendidikan setempat dan menggelar istighosah bersama warga, tetapi juga memberikan edukasi lingkungan melalui seminar pengolahan sisa makanan menjadi pupuk organik, aksi bersih desa, revitalisasi gapura dusun, hingga menyelenggarakan perlombaan rakyat serta penyaluran santunan bagi warga yang membutuhkan.


Ketua Program Studi PAI UNITABAH, Muhammad Nashihin, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas dedikasi serta semangat para mahasiswa selama berada di tengah-tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa FRASYA merupakan ruang wujud nyata pembelajaran karakter dan implementasi keilmuan secara langsung.

"Kegiatan FRASYA 2026 ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan laboratorium sosial bagi mahasiswa PAI untuk melatih empati, kepemimpinan, dan mengimplementasikan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. Kami berharap jejak kebaikan dan ilmu yang disemaikan adik-adik mahasiswa di Dusun Sejajar membawa dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi masyarakat maupun bagi pengembangan karakter mahasiswa itu sendiri," tegas Muhammad Nashihin, S.Pd.I., M.Pd.


Antusiasme warga terbukti membuncah sejak hari pertama hingga malam penutupan, menciptakan suasana keakraban dan kebersamaan yang penuh semangat gotong royong. Pada acara penutupan, Ibu Mufidatul Ummah kembali menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besarnya atas kebaikan yang telah ditinggalkan oleh para mahasiswa.

"Kami sangat senang dan bersyukur atas kehadiran adik-adik mahasiswa. Masyarakat sangat antusias mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan. Semoga FRASYA menjadi amal baik dan membawa manfaat yang terus dirasakan oleh warga," tutur beliau. Melalui FRASYA PAI 2026, HIMAPRODI PAI UNITABAH membuktikan bahwa semangat pengabdian dan kolaborasi mampu menjadi jembatan pemersatu antara akademisi dan masyarakat, mengukir cerita kebermanfaatan yang terus membekas.


Tags :

Author

Humas IAI TABAH

#1 Empowering The Society: Excellent and Prestigious.

Partners