Waspadai Dampak Gadget pada Anak, IAI TABAH Perkuat Deteksi Dini Kerawanan Sosial di Lokakarya FKDM
Berita IAI TABAH--Gresik – Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan sosial regional dengan berpartisipasi aktif dalam Lokakarya Fasilitasi Deteksi Dini Kerawanan Sosial Ekonomi. Acara yang diinisiasi oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ini digelar di Hotel Horison GKB Gresik pada Ahad (21/12/2025).
Dalam agenda strategis ini, IAI TABAH mengirimkan dua delegasi akademisinya, yakni Sifwatir Rif'ah, M.M. dan Wardatul Karomah, M.A. Mereka bergabung bersama sekitar 70 peserta lainnya yang terdiri dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, aktivis, hingga akademisi dari wilayah Kabupaten Lamongan dan Gresik.

Ketua FKDM, Listyono Santoso, S.S., M.Hum., dalam sambutannya menyoroti salah satu isu krusial di era digital, yakni dampak penggunaan gadget pada anak. Ia memperingatkan bahwa tanpa antisipasi yang tepat, ketergantungan pada teknologi dapat menjadi pemicu kerawanan sosial di masa depan.
"Kewaspadaan dini harus dimulai dari lingkup terkecil. Dampak negatif gadget pada anak adalah tantangan nyata yang jika dibiarkan akan menciptakan kerawanan sosial-ekonomi yang lebih kompleks," tegas Listyono.
Menyambung isu tersebut, lokakarya menghadirkan dua narasumber ahli, Dewi Winarti, M.Pd. dan Freddy Poernomo, S.H., M.H. Keduanya membekali peserta dengan materi mengenai pentingnya membangun optimisme melalui konsep "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Suasana diskusi berlangsung interaktif, bahkan para peserta diajak mempraktikkan "Tepuk Hak Anak" sebagai bentuk kampanye perlindungan hak-hak anak secara emosional dan psikologis.

Sebagai pungkasan kegiatan, para peserta dibagi ke dalam 7 kelompok Focus Group Discussion (FGD). Delegasi IAI TABAH turut aktif memberikan kontribusi pemikiran dalam merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan masyarakat. Hasil diskusi tersebut menekankan pada penguatan sistem deteksi dini berbasis komunitas untuk memetakan potensi kerawanan sosial ekonomi di daerah masing-masing.
Keterlibatan IAI TABAH dalam forum ini merupakan bukti nyata peran kampus dalam kolaborasi lintas sektor. Selain sebagai lembaga pendidikan, IAI TABAH memosisikan diri sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan perlindungan anak di tingkat regional.
Muna and 9386 orang menyukai Postingan ini.