Siti Wiana Arti, Mahasiswi Ekonomi Syariah IAI TABAH Lamongan Tembus 50 Besar BAZNAS Santripreneur Nasional
Berita IAI TABAH--Jakarta — Mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah(IAI TABAH), Siti Wiana Arti, berhasil menembus 50 besar peserta Program BAZNAS Santripreneur tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI).
Siti Wiana Arti yang merupakan mahasiswi semester V Prodi Ekonomi Syariah IAI TABAH dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan lomba dan pembinaan Santripreneur pada 20-24 Desember 2025 selama 4 hari, bertempat di PP. Bina Cendikia Jakarta Timur. Program ini mempertemukan santri dan mahasiswa terpilih dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki gagasan dan inovasi kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam.

Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi mahasiswa Ekonomi Syariah IAI TABAH dalam mengembangkan potensi kewirausahaan santri sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam membangun ekonomi umat yang produktif dan berkelanjutan. Program BAZNAS Santripreneur sendiri merupakan inisiatif nasional yang bertujuan mencetak santri dan mahasiswa sebagai pelaku usaha mandiri yang berdaya saing, beretika, serta berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Rektor IAI TABAH menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Siti Wiana Arti yang telah membawa nama baik almamater di kancah nasional. Beliau berharap pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani berkompetisi di luar kampus. Dukungan penuh akan terus diberikan oleh pihak institusi guna memastikan mahasiswa memiliki ruang yang luas dalam mengasah soft skill dan jiwa kewirausahaan yang selaras dengan visi misi Program Studi Ekonomi Syariah.

Melalui keikutsertaan dalam pembinaan intensif di Jakarta ini, Siti Wiana Arti diharapkan dapat menyerap ilmu dan memperluas jejaring dengan para pelaku usaha serta mentor profesional. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa santri mampu menjawab tantangan ekonomi modern tanpa meninggalkan nilai-nilai religiusitas. Ke depannya, gagasan bisnis yang dibawa mahasiswi ES IAI TABAH Lamongan ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi masyarakat sekitar dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.
Zahra and 7844 orang menyukai Postingan ini.