thumb
  • 11 Jun, 2026 10:16 Pagi
  • Berita

H. Muhammad Aly Mahmudi Raih Cumlaude Doktor UIN Walisongo: Ijtihad Umar dalam Fikih Mawaris Terbukti Fleksibel & Berkeadilan

Dosen Program Studi Hukum Ekonimi Syari’ah (HES) Sekaligus Dekan  Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dan Syaria’h  (FEBIS IAI TABAH), H. Muhammad Aly Mahmudi, berhasil menyelesaikan Ujian Terbuka Disertasi pada Program Doktor Studi Islam Konsentrasi Hukum Keluarga Islam, diPascasarjana Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang , pada Rabu, 10 Juni  2026.

Ujian terbuka tersebut mengangkat disertasi berjudul “Ijtihad Maqasidi Umar Bin Khattab dalam Fikih Mawaris”, Disertasi ini menyimpulkan bahwa ijtihad Umar bin al-Khaṭṭāb r.a. dalam hukum mawaris Islam menunjukkan fleksibilitas yang berbasis pada maqāṣid al-syarī‘ah (tujuan syariat), kontekstual, sistemik, dan berorientasi pada kemaslahatan (maṣlaḥah). Fleksibilitas ini terbukti melalui penerapan konsep-konsep seperti ‘aul, radd, gharāwāin, dan musytarakah, yang mampu menjawab perbedaan tradisi dan situasi tanpa meninggalkan kerangka naṣṣ. Ijtihad Umar tidak hanya menegaskan keadilan distribusi waris, tetapi juga menyeimbangkan antara teks dan kemaslahatan. Disertasi ini mengklasifikasikan ijtihadnya ke dalam tiga model metodologis: tafsīrī (penafsiran), taṭbīqī (penerapan), dan inṣāfī (keadilan).Ketiganya menjadikan ijtihad Umar sebagai model penting bagi rekonstruksi hukum waris Islam modern yang adaptif, responsif terhadap perubahan, dan tetap berlandaskan pada maqāṣid al-syarī‘ah

Dalam proses penyusunan disertasi, H. Muhammad Aly Mahmudi dibimbing oleh Prof.Dr. H. Ahmad Rofiq, MA selaku Promotor dan Prof. Dr. H. Imam Yahya, M.Ag sebagai Co-Promotor. Ujian berlangsung dengan lancar dan mendapatkan predikat Cumlaude dari tim penguji atas kontribusi ilmiah yang diberikan terhadap pengembangan keilmuan hukum mawaris/faraidl, sidang ini langsung dipimpin oleh Prof. Dr. Musahadi, M.Ag, rektor UIN Walisongo .

Ujian terbuka ini turut dihadiri oleh pihak Rekotrat, Dekanat, LPM, LPPM dan para Kaprodi dilingkungan Fakultas Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dan Syaria’h, serta keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah sebagai bentuk dukungan institusional terhadap peningkatan kualitas sumber daya dosen dan penguatan budaya akademik di lingkungan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan.

Keberhasilan H. Muhammad Aly Mahmudi dalam menyelesaikan studi doktoral ini menjadi pencapaian akademik yang membanggakan bagi keluarga besar HES FEBIS IAI TABAH Lamongan. Diharapkan hasil penelitian disertasi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi studi keislaman serta menjadi rujukan bagi para praktisi hukum mawaris/faraidl dalam menerapkan model metodologis penting dalam rekonstruksi hukum waris Islam modern yang adaptif dan berkeadilan.


Tags :

Author

Humas IAI TABAH

#1 Empowering The Society: Excellent and Prestigious.

Partners