Tiga Tim Mahasiswa PAI IAI TABAH Lamongan Berprestasi di AICLEMA ke-2 Surabaya
Berita IAI TABAH--Surabaya — Kamis, 4 Desember 2025- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAI TABAH kembali menorehkan prestasi dengan mengikuti Annual Islamic Conference for Learning and Management (AICLEMA) ke-2 yang digelar di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Kegiatan nasional ini mengangkat tema “Menyemai Kurikulum Berbasis Cinta dalam Ekosistem Pembelajaran Mendalam” dan diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Jawa Timur.
Acara diawali seminar bersama dua narasumber, Dr. Hanun Asrohah, M.Ag., dan Dr. Iksan, M.Pd. Dr. Hanun menyampaikan bahwa kurikulum berbasis cinta harus membangun pendidikan yang hangat, penuh kasih, dan memanusiakan peserta didik agar perkembangan mereka tumbuh secara intelektual, emosional, dan spiritual.
Pada kesempatan ini, enam mahasiswa PAI IAI TABAH menjadi presenter dan memaparkan hasil penelitian mereka, yaitu: 1. Rahmat Nur Sholeh & Syarif Hidayatullah (Pembelajaran Kolaboratif sebagai Ruang Adaptasi dan Keterlibatan Emosional Siswa Baru), 2. Grenda Marutha Mansur & Mohammad Mu’izzul Umam (Makna Belajar dalam Perspektif Humanistik dan Self-Efficacy Siswa), dan 3. Shofwatul Qolbiyah & Putri Minhatin Tsaniyah (Lingkungan Terapeutik dan Peran Unconditional Positive Regard Guru pada Siswa SLB).
Ketiga tim tersebut mempresentasikan penelitiannya di hadapan akademisi nasional untuk mendapatkan masukan sebelum dipublikasikan dalam proceedings. Ketua Prodi PAI IAI TABAH, M.Nasihin, M.Pd.I memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.“Kami sangat bangga dengan mahasiswa PAI yang berhasil tampil di konferensi. Ini menunjukkan keseriusan mereka dalam riset dan kesiapan menjadi pendidik masa depan,” ungkapnya.
Dekan Fakultas tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Nur Hakim, M.Ag menambahkan bahwa fakultas akan terus mendukung mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan ilmiah baik nasional maupun internasional. “Kegiatan seperti ini penting untuk membangun kepercayaan diri, jejaring akademik, dan budaya ilmiah di lingkungan kampus,” lanjutnya.
Partisipasi mahasiswa PAI IAI TABAH dalam AICLEMA ke-2 menjadi bukti kuat bahwa kampus terus berkomitmen mengembangkan potensi akademik dan kontribusi mahasiswa dalam dunia pendidikan Islam. Diharapkan pengalaman ini memberi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, meneliti, dan memperkuat nilai humanis dalam pembelajaran melalui kurikulum berbasis cinta.
Anto and 6296 orang menyukai Postingan ini.