IAT IAI TABAH. NEWS – Kamis (13/9/2018), Forum Kajian Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTHI) cabang Jawa Timur, menggelar diskusi lintas kampus #2 yang diselenggarakan di gedung putih Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI Tabah).

Meriah sekali, karena acara ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa Ushuluddin se-Jawa Timur sebagai peserta yaitu mahasiswa dari INKAFA Gresik, UINSA Surabaya, dan STIUDA Madura. Turut hadir pula, Mas Muin sebagai ketua FKMTHI Jawa Timur.

Sebelum kajian dimulai, para pengurus FKMTHI mengadakan sosialisasi programnya dalam jangka setahun ke depan, yang langsung dibawai oleh ketua dan para jajarannya.

Kajian ini adalah kali yang kedua diadakan di IAI Tabah. Kali ini, tema kajian yang diusung adalah “Penutup Kepala Bagi Perempuan dalam Perspektif Alquran“. Dimoderatori oleh Saifuddin, dengan pemateri Muhammad Nuchid.

Pemateri memaparkan makalahnya selama empat puluh lima menit. Pokok pembahasannya adalah, mengkaji Ayat-Ayat Hijab: surah al-Ahzab 53, surah al-Ahzab 59, dan surah an-Nur 30-31. Kemudian menyimpulkan bahwa, “Ulama memiliki beragam pandangan tentang hukum hijab.”

Tanya jawab adalah sesi berikutnya. Antusias audiens menjadikan ruangan cukup riuh, namun tetap terkendali. Pro dan kontra beserta argumen terus dilancarkan.

“Tidak ada tarjih dalam kajian ini. Juga bukan satu mazhab yang kita pilih. Mahasiswa usuludin harus keluar dari zona nyaman doktrin keagamaan, menuju pada keragaman,” pungkas Muhammad Nuchid menyudahi diskusi. (fit)