Sabtu (30/01) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan mengadakan seminar nasional dan pelantikan himaprodi periode 2020/2021. Dalam pelantikan tersebut terpilih Azzam Aliful Aslam sebagai ketua himaprodi KPI yang baru menggantikan Muhammad Jangky Dausat. Kegiatan pelantikan ini dilanjutkan dengan seminar Nasional yang mengambil tema “Pemuda Melek Media”. Narasumber yang hadir diantaranya ibu Shofiyah, M.H.I (Wakil rektor III), M. Billy Multazam, S.Sos (ketua DPC BMI Lamongan), Dimas Tunggul Panuju, STP, M.Si (Penggerak Usaha Muda Kemenpora RI), dan Fahmi Mubarok, ST (Head Project LA Media Cipta). Seminar ini menjawab peluang kerja yang bisa mahasiswa KPI dapatkan setelah lulus kuliah mengingat paradigma masyarakat soal output lulusan KPI. Menurut salah satu narasumber, Fahmi Mubarok, ST mahasiswa KPI sangat mampu menjadi drive of change karena mereka sudah dibekali “amunisi “ salah satunya ilmu komunikasi dan ilmu tentang media. “yang dibutuhkan saat ini adalah mereka yang melek dan paham media karena ini adalah zaman digitalisasi,” demikian tambahnya. Selain itu, narasumber yang lain yaitu mas Dimas juga tidak pelit berbagi ilmu bisnis yang beliau miliki. “peluang bisnis mahasiswa KPI terbuka lebar karena mahasiswa kpi punya ilmunya sebagai drive of change bukan lagi sebagai agent of change,” demikian menurutnya.
Ibu shofiyah selaku warek III juga memberikan semangat kepada mahasiswa KPI bahwa untuk dapat disebut sebagai kaum milenial harus melek media. “Jangan ngaku kaum milenial kalau gak melek media, gak paham media”, tegas beliau. Sementara dari narasumber yang lain yakni mas Billy menekankan supaya mahasiswa KPI sebagai bagian dari generasi milenial haruslah cerdas dan selektif dalam bermedia. “Jejak digital akan menjadi batu sandungan jika kita tidak bijak dalam bermedia”, demikian tambahnya.
Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dari panitia kepada para narasumber serta pengumuman pemenang lomba Communication Festival (Zaim)